35 Business Plan by @entrepreneursID

>> Jumat, 21 Oktober 2011

Bagi kamu enterpreneur muda yang ingin sukses berlimpah, silahkan ikuti nasehat-nasehat dari mentor yang sering membuat kultwit di twitter. Rangkuman ini sengaja saya buat untuk mempermudahkan teman-teman sekalian.
silahkan dibaca.
1. Selalu mulai usahamu dengan keyakinan dan jangan lupa utk libatkan Tuhan. Dia yg akan memberi kesuksesan.
2. Tuliskan tujuan bisnismu apa, buat deskripsi simple ttg bisnismu, bergerak dbidang apa.
3. Pilih jenis bisnis yang akan dijalankan. Barang atau jasa, usahakan sesuai dengan skill atau minat.
4. Tentukan merek yang akan dipakai. Merek ini merupakan representasi dari bisnismu. Merek akan jjadi aset penting.
5. Pilih merek yg sesuai dengan karakter produk & bisnismu, usahakan yyang simple, menarik dan mudah diingat.
6. Next buat analisa SWOT: penting utk analisa lingkungan & pesaing usaha. Dan STP: utk fokus bisnismu.
7. SWOT: Strenght (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunity (kesempatan), Threat (ancaman dr luar).
8. Strength: analisa kekuatan kita - misal: harga produk kita lebih murah, apakah tempat strategis.
9. Strength ini harus ditonjolkan dalam materi promosi. Ini bisa jadi kelebihan kita dibanding pesaing.
10. Weakness: analisa kelemahan kita - misal tidak punya lahan parkir, karyawan belum pengalaman dll.

Read More ..

Masa depan memang tidak pasti

>> Kamis, 15 Juli 2010


Masa depan memang tak pasti, tetapi YANG INI PASTI!

1. Orang yang malas saat muda, akan dipaksa bekerja keras saat tua dan renta
2. Orang yang rajin menghindari pekerjaan, harus rajin minta-minta di masa tua
3. Orang muda yang menelantarkan hubungan baik, akan terlantar saat tua
4. Orang muda yang malas membaca, akan menjadi orang tua yang seperti tidak bisa membaca.
Mario Teguh

Read More ..

Somebody Says Negative, Stay Calm

>> Rabu, 09 Juni 2010

If somebody says something negative to you, do not react. You have to get yourself to a point you can stay calm and peaceful inside no matter what negative things happen on the outside.
When you can maintain peace and joy within you despite any situation on the outside, you have become the master of everything

Read More ..

Mahatma Gandhi

>> Sabtu, 15 Mei 2010

Pemikir, negarawan dan pemimpin nasionalis, Mohandas Karamchand Gandhi tidak hanya memimpin negeri sendiri untuk kemerdekaan, tetapi juga dipengaruhi persuasions aktivis politik di seluruh dunia dengan metode dan filosofi konfrontasi kekerasan, atau pembangkangan sipil.

Lahir di Porbandar di Gujarat pada tanggal 2 Oktober 1869, tindakannya terinspirasi penyair besar India Rabindranath Tagore memanggilnya "Mahatma" ("jiwa besar"). Baginya, alam semesta diatur oleh Intelijen Agung atau Prinsip, yang dia lebih suka menyebut satya (Kebenaran) dan, sebagai konsesi untuk konvensi, Tuhan.

Karena semua manusia mengambil bagian dari esensi ilahi, mereka "akhirnya satu". Mereka tidak hanya sama tetapi "identik". Dengan demikian, cinta adalah satu-satunya bentuk yang tepat hubungan antara mereka, melainkan "hukum" kita, dari "spesies kita". Positif, cinta tersirat perawatan dan kepedulian terhadap orang lain dan dedikasi total penyebab "sambil menghapus segala air mata dari setiap mata." Negatif itu tersirat ahimsa atau 'non kekerasan'. pikir seluruh Gandhi sosial dan politik, termasuk teori Satyagraha, merupakan upaya untuk bekerja keluar implikasi prinsip cinta dalam segala bidang life.Gandhi dirinya merasa bahwa ia paling dipengaruhi oleh ibunya yang hidupnya rantai "tak berujung dari puasa dan kaul "sebagai pengikut setia Jainisme, sebuah agama di mana ide antikekerasan dan vegetarianisme adalah hal yang terpenting.

Menikah dengan pengaturan pada usia 13 tahun, Gandhi pergi ke London untuk belajar hukum ketika dia 18. Dia mengakui ke bar pada 1891 dan untuk sementara waktu praktek hukum di Bombay. Dari 1893-1914 ia bekerja untuk sebuah perusahaan India di Afrika Selatan. Selama tahun-tahun pengalaman memalukan Gandhi diskriminasi rasial terbuka mendorongnya ke agitasi atas nama komunitas India di Afrika Selatan. Dia menganggap kepemimpinan kampanye protes dan secara bertahap mengembangkan teknik dan prinsip perlawanan tanpa kekerasan yang dikenal sebagai Satyagraha (harfiah, "ketabahan dalam kebenaran").

Kembali ke India pada bulan Januari 1915, Gandhi segera menjadi terlibat dalam mengorganisir buruh. Pembantaian Jallianwala Bagh Amritsar (1919), di mana tentara menembaki dan membunuh ratusan demonstran nasionalis, ternyata dia langsung protes politik. Dalam satu tahun ia adalah tokoh dominan dalam Kongres Nasional India, yang diluncurkan pada kebijakan nonkoperasi dengan Inggris di 1920-1922. Meskipun total nonkoperasi ditinggalkan, Gandhi terus pembangkangan sipil, mengorganisir pawai protes terhadap langkah-langkah Inggris tidak populer, seperti pajak garam (1930), dan boikot barang Inggris.

Gandhi berulang kali dipenjarakan oleh bagian Inggris dan terpaksa mogok makan sebagai pembangkangan sipil itu. penjara akhir-Nya datang 1942-1944, setelah ia menuntut penarikan total dari Inggris (the "Quit India" gerakan) selama Perang Dunia II.

Gandhi juga berjuang untuk meningkatkan status kelas terendah dari masyarakat, "Untouchable ', yang disebutnya Harijan (" anak-anak Allah "). Dia percaya tenaga kerja manual dan hidup sederhana, ia memutar benang dan menenun kain untuk pakaiannya sendiri dan bersikeras bahwa para pengikutnya melakukannya juga. Dia tidak setuju dengan mereka yang ingin India untuk industrialisasi.

Gandhi juga tak kenal lelah untuk mencoba menjalin ikatan yang lebih erat antara mayoritas Hindu dan minoritas India banyak, terutama kaum muslimin. kegagalan Nya terbesar, pada kenyataannya, adalah ketidakmampuannya untuk mencegahnya India Muslim, yang dipimpin oleh Muhammad Ali Jinnah, dari menciptakan sebuah negara terpisah, Pakistan. Ketika India mendapatkan kemerdekaan pada tahun 1947, setelah negosiasi di mana ia menjadi peserta utama, Gandhi menentang partisi dari benua dengan intensitas seperti yang ia melancarkan gerakan massa menentangnya. Ironisnya, ia dibunuh di Delhi pada tanggal 30 Januari 1948, oleh seorang Hindu fanatik yang keliru mengira sentimen anti-partisi Gandhi sama-sama pro-Muslim dan pro-Pakistan.

pengaruh intelektual Gandhi di India telah cukup. Ada yang tertarik dengan penekanan pada desentralisasi politik dan ekonomi, orang lain dengan desakan pada kebebasan individu, integritas moral, kesatuan cara dan tujuan, dan pelayanan sosial; masih orang lain dengan Satyagraha dan aktivisme politik. Untuk beberapa mahasiswa India, pengaruh Gandhi bertanggung jawab atas kegagalan untuk muntah setiap gerakan politik yang benar-benar radikal. Bagi yang lain, itu dibudidayakan semangat non-kekerasan, mendorong kebiasaan membantu kolektif diri, dan membantu meletakkan dasar yang stabil, secara moral pemerintah berkomitmen dan demokratis. ide-ide Gandhi juga memiliki pengaruh besar di luar India, di mana mereka terinspirasi aktivisme non-kekerasan dan mendukung gerakan kecil, masyarakat mandiri yang hidup dekat dengan alam dan dengan sensitivitas yang lebih besar terhadap lingkungan mereka. Menonjol di antara ini adalah Martin Luther King di Amerika Serikat dan, baru-baru ini Nelson Mandela di Afrika Selatan.


Sumber : http://www.pitara.com/

Read More ..

Bagaimana meningkatkan kualitas diri anda

>> Rabu, 21 April 2010

Kita hidup di dunia yang begitu pesat perkembangannya. Karena itu, kita harus meningkatkan kualitas diri kita sendiri agar dapat bersaing dengan orang lain. Hidup adalah persaingan tiada akhir, jika tidak ingin "ketinggalan zaman", maka kita harus dapat mengikuti perkembangan itu. Kalau anda diam di satu tempat saja, maka orang lain lah yang akan sampai di tujuan itu terlebih dahulu. Dimana pun anda berada, di kantor, di pasar, di tempat umum. Tingkatkan kualitas diri anda, dan saya optimis dan percaya, You'll be a winner.

Nah, Bagaimana caranya:
 1. Upgrade Peralatan Anda
Pernahkah anda bayangkan kalau anda mengetik dengan mesin tik atau mengetik dengan komputer. Manakah yang lebih akurat? lebih simple? lebih sederhana. Anda bisa temukan jawabannya bukan? Jadi, jika anda tidak meningkatkan peralatan anda, maka percayalah anda akan tertinggal jauh dari pesaing-pesaing anda.
2. Upgrade Arus Kerja Anda
Bukan hanya meningkatkatkan perlatan anda, anda juga harus meningkatkan arus kerja anda. Temukan bagaimana meningkatkan sistem anda, apakah ada kelemahan dalam sistem anda? apakah ada yang harus diperbaiki dalam sistem anda?
3. Upgrade Pengetahuan Anda
Dalam era teknologi informasi ini, merupakan suatu anugerah, karena dalam era ini internet dapat menyediakan informasi-informasi yang kita butuhkan dalam meningkatkan pribadi kita.
4. Upgrade Kemampuan anda / skill
Tingkatkakan skill anda, jangan terpaku pada skill yang itu-itu aja. Pastilah anda akan tertinggal jauh. Ingat, dunia berubah, kemampuan kita yang sekarang ini, mungkin akan ketinggalan jauh dalam kurun waktu yang sangat cepat.
5. Upgrade Pemikiran anda /Mindset
Ini yang paling sulit di lakukan. Lebih mudah mengatakan daripada di kerjakan, itulah intinya. Tapi Anda harus belajar bagaimana merubah pemikiran anda. Seperti melihat suatu benda dengan 2 kacamata yang berbeda. Tetapi kebanyakan orang melihat suatu masalah hanya dengan pandangan dari diri nya sendiri.
Untuk mengubah pemikiran anda, anda harus mengakui bahwa dunia ini berubah. 10 tahun yang lalu tidak sama seperti yang sekarang ini, jangan harapkan, hari ini sama seperti 10 tahun yang lalu. Dengan memahami bahwa dunia berubah, dan pasti berubah, maka mindset anda pun pasti berubah.


Improving yourself means that you should constantly move beyond your comfort zone. Stretch yourself. Challenge yourself.It’s easier said than done, but you will come out as a winner.

Read More ..

Adora Svitak : apa yang harus di pelajari orang dewasa dari anak-anak

>> Senin, 19 April 2010

Adora Svitak adalah seorang anak yang luar biasa, pada umurnya yang ke-3 saja dia seorang kutu buku, yang kesehariannya banyak membaca buku. pada usianya yang ke-7(sekarang sudah berumur 12), dia sudah menulis 250.000 karya tulis, puisi, buku, observasi mengenai dunia, dan banyak lagi.
Wow, anak yang hebat. pada umur 7 saya baru bisa membaca :)
Adora mengatakan, kalau membaca dan menulis adalah dunianya. dia ingin kesuksesannya ini dapat menginspirasi anak-anak lain yang seumur dengan dia, agar memiliki minat baca dan menulis. dia juga mengatakan kalau dunia ini khususnya orang dewasa memerlukan sifat "kekanakan", optimis dan kreatifitas yang tinggi.


Ingin mengenal lebih jauh Adora Svitak

Read More ..

Harga Sebuah Impian

>> Jumat, 01 Januari 2010

Karier seorang penulis umumnya diawali dari sebuah impian, sebuah fantasi, sebuah tujuan yang terlihat jauh di balik cakrawala.

"Saya ingin jadi penulis novel." "Saya ingin menerbitkan buku puisi." "Saya ingin nama saya terpampang di layar sebagai penulis cerita film."

Karier saya juga diawali dengan sebuah impian. Saya ingin membuat orang tertawa. Saya ingin menulis cerita komedi.


Tetapi setiap penulis juga harus menyadari, bahwa ada harga yang harus dibayar untuk setiap tujuan yang hendak dicapai.

Tiket masuk ke dalam sebuah impian tidak ada yang gratis. Ada riset yang harus dilakukan, harus belajar, berlatih, berlatih, dan berlatih.

Yang paling murah dan biasanya paling cepat, jalan untuk mencapai semua keinginan itu adalah dengan membayar harganya secara penuh.

Lakukan semua pekerjaan dengan sungguh-sungguh!


Saat saya memutuskan untuk menjadi seorang penulis komedi, saya ingin belajar dari seorang yang profesional.

Bob Hope, saya pikir, memiliki bahan-bahan yang berguna dan paling bisa dipelajari untuk tujuan analisis.

Bahan-bahan komedinya yang lucu ada di koran dan murni humor.


Tentu saja, Bob Hope adalah seorang pakar dalam membawakan lawakan yang dibawakan secara langsung, tetapi tetap saja ada humor yang bisa dibaca dan dipelajari.

Komik yang lain, seperti Jerry lewis juga lucu, tetapi lebih kepada kejenakaan untuk menciptakan suasana yang meriah.

Di buku, bahan-bahan itu kurang begitu bermanfaat bagi para pelajar, dibandingkan seperti pada buku-buku komedi Bob Hope.

Jadi saya mempelajari komedi Bob Hope.

Saya merekam monolog-nya di acara televisi dan menyalin kata-katanya.

Saya harus menganalisis bentuk-bentuk lawakan, susunan kata, ritme, pengaturan lelucon di dalam aliran, dan lain-lain.

Kemudian, untuk sementara waktu saya mengesampingkan monolognya.


Dalam beberapa minggu, saya telah memilih topik baru dari koran dan mencoba menulis sebuah humor dengan mempergunakan teknik yang saya pelajari dari monolog Bob Hope yang terbaru.

Dengan mempergunakan teknik ini, Bob Hope dan para penulisnya menjadi mentor saya.

Dan ternyata cara itu membuahkan hasil.

Saya berhasil menjadi penulis komik di koran lokal, kemudian melanjutkan jenjang karier menjadi seorang staf di pertunjukan selingan di televisi.

Bahkan akhirnya menjadi lebih berhasil lagi.

Bob Hope menghubungi saya.


"Saya sudah mendengar mengenai tulisan anda dan berpikir jika anda mau membuatkan beberapa alur cerita untuk saya tampil di Academy Awards.

Tahun ini saya menjadi pembawa acaranya. Saya ingin tahu apakah humor buatan anda bisa membantu saya."


Ini adalah bagian dari mimpi yang tidak berani saya bayangkan sebelumnya.

Tetapi di sini tidak ada sesuatu yang mustahil.

Saya membuka buku dan memegang pulpen di halaman belakang rumah, menulis beberapa ratus lelucon mengenai kondisi saat ini tentang bioskop, selebritis, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan piala Oscar.

Secara alami, saya menggunakan metoda yang saya pelajari bertahun-tahun dari gaya lawakan Bob Hope.


Bob Hope mempergunakan sepuluh humor yang saya berikan pada casting televisi dan itu membuat saya sangat bangga.

Hari berikutnya dia memanggil saya lagi dan berkata, "Saya suka tulisan-tulisan anda. Kelihatannya anda telah menulis bahan komedi untuk saya sepanjang hidup saya."

"Benar Pak Hope," kata saya. "Hanya bapak tidak mengetahuinya."

Selanjutnya saya menjadi penulis tetap untuk Bob Hope.


* * * * *

Ada dua pelajaran yang berharga dari pengalaman ini, bahwa semua penulis dapat belajar dan memperoleh inspirasi dari :


Pertama yaitu usaha yang harus dilakukan, supaya setiap impian dapat terwujud.

Impian adalah sumber kekuatan, hanya jika impian itu diwujudkan dalam penelitian, pembelajaran dan usaha yang tidak kenal menyerah.


Hal yang kedua adalah: lakukan segala hal yang harus dikerjakan - dan tujuan anda akan bisa diraih.


(Oleh Gene Perret)

Read More ..

Do You Believe?

>> Minggu, 21 Juni 2009

Do you believe that your mind is what you are right now???

Read More ..

don't waste your friend

>> Rabu, 20 Mei 2009

"there are really a lot of things you would only understand after you had lost them"

Read More ..

The Story Of Two Buses

>> Kamis, 14 Mei 2009

Picture this. You’re driving down the highway with your nine-year-old son. You’re in the middle lane. On your right, one behind the other, are two buses. The bus in front is painted white. The bus behind is painted yellow. The bus in front has its windows painted over. The bus behind does not.

Your son asks you a question. "What are those two buses, Daddy?" You tell him that they are two very different kinds of buses. "How are they different?" he asks. You explain that on the first bus are prisoners who are being taken to jail. On the second bus are students who are being taken to school. "But how is that different?" your son asks. That’s what I’m asking, too.

You tell your son that the men on the first bus are required to get on that bus. Then your son asks you if the students on the yellow bus have a choice in the matter. You think about it. Neither group has any choice in the matter. Somebody tells the members of both groups that they must get on that bus and stay on that bus until the bus comes to its destination.

Your son says he doesn’t understand. So, you try to make it clear to him. You tell that the people on the white bus have committed crimes. They are bad people. They are being taken to jail. The people on the yellow bus are good people. They are being taken to school. Your son asks: "Why do they make the good people go on the bus?" That’s what I’m asking, too.

Remember, you're talking to a nine-year-old. Nine-year-olds are not very sophisticated. They need clear answers. So, you had better be prepared to provide clear answers.

You tell your son that the good people on the yellow bus are being taken to school for their own good. Your son asks if the people on the white bus are being taken to jail, but not for their own good. No, you tell him. They are being taken to jail for their own good, too. Your son asks, "Then what’s the difference?"

The difference is, you explain to your son, that the people on the white bus are very bad and society intends to make them better. Your son asks: "Is society taking the people on the yellow bus to school in order to make them worse?" No, you tell him. Society is taking them to school in order to make them better people, too. "Then what’s the difference?"

The difference is, you explain to your son, the people on the white bus are dangerous people. In order to make society safer, society puts them in jail. The people on the yellow bus are not dangerous. "Then why are they forced to go to a place where they don’t want to go?" your son asks. "Because it’s good for them," you answer. "But isn’t that why the people on the white bus are being taken to jail?" he asks.

You are getting frustrated. You tell your son that they’re required to get on the bus because when they are young they don’t know that it is a good thing for them to go to school. They don’t want to go to school. But they’re supposed to go to school. Your son replies that this sounds just like the people in the white bus. But they’re supposed to go to jail, you tell him. It’s for their own good. They’re going to be better people if they go to jail.

Isn’t that right? Isn’t the whole idea of sending people to jail to rehabilitate them? Aren’t they supposed to become better people in jail? I mean, if they aren’t going to become better people, why not just sell them into slavery and use the money to pay restitution to their victims? Why build jails? Why paint buses white?

You tell your son that the bad people have to go to jail in order to keep them off the streets. The problem is, this is one of the reasons why society requires students to go to school. People want keep the kids off the streets. They want to make certain that somebody in authority is in a position to tell the children what to do. They don’t trust the children to make their own decisions. They also don’t trust the criminals to make their own decisions.

This is more complicated than you thought. But you keep trying. You explain to your son that bad people must be kept from doing more bad things. Your son asks: "What are the bad things that kids do?" The light comes on. You tell your son that the children are dangerous to themselves, but the prisoners are dangerous to everybody else. The children may hurt themselves, but the prisoners may hurt other people. But your son wants to know why it is that the children must be taken to a school in order to keep them from hurting themselves, when they can stay home and not hurt themselves.

You tell your son that it’s because people are not able to stay home with their children. Your son wants to know why not. You explain that both parents have to work to make enough money to live a good life. This means that somebody has to take care of their children. Your son wants to know why parents don’t hire somebody to come into their home and take care of the children. Why don’t they hire a teacher to take care of them? You explain that it is cheaper to hire one teacher to look after lots of students. Your son wants to know why it’s cheaper to send children to school when it costs money to build schools, buy buses, hire drivers, and pay for gasoline.

This is a smart kid.

You explain that the people who have children force people who do not have children to pay for the schools. Your son asks if this is the same thing is stealing. "Isn’t that what the people on the white bus did?" No, you explain, it’s not stealing. Your son asks, "How is it different?" Now you have a problem. You have to explain the difference between taking money from someone to benefit yourself as a private citizen, which is what a criminal does, and taking money from someone to benefit yourself as a voter. This is not so easy to explain.

You explain to your son that when you vote to take money away from someone so that you can educate your child, this is different from sticking a gun into somebody’s stomach and telling him that he has to turn over his money to you. Your son that asks if it would be all right to stick a gun in somebody’s stomach if you intended to use the money to educate your child. No, you explain, it’s not the same. When you tell someone that he has to educate your child in a school run by the government it’s legal. When you tell somebody that he has to educate your child in a private school, where parents pay directly to hire teachers, it’s illegal.

Your son then asks you if it’s all right to take money from other people just so long as you hand over to the government the money to do the things that you want the government to do. You explain that this is correct. "But what if other people don’t think that the government ought to be doing these things?" You explain that people don’t have the right to tell the government not to do these things unless they can get more than half of the voters to tell the government to stop doing them. Your son sees the logic of this. He asks you: "Are the people in the white bus being taken to jail because there were not enough of them to win the election?" You know this can’t be right, but it’s hard to say why it’s wrong.

Here is where you are so far. Society makes the prisoners go to jail. It sees these prisoners as dangerous. It wants to teach them to obey. Society makes children go to school. It sees these children as dangerous to themselves. It wants to teach them to obey. If it can teach both groups how to obey, society expects the world to improve. Society therefore uses tax money to pay for the operation of jails and schools. This includes paying for buses. But there is a difference. Prison buses are white. School buses are yellow.

There must be more to it than this.

So, you keep trying. Schools are run by the government to teach children how to make a living. Jails are run by the government to teach people how to stop stealing. Here is a major difference. "Do they teach prisoners how to make a good living?" your son asks. No, you tell him. The prison teaches them to obey. He asks: "Then why will they stop stealing when they get out of prison, if they don’t know how to make a good living." Because, you explain, they will be afraid to do bad things any more. Your son asks if people in prison learn how to do bad things in prison. You admit that they do. "So," he asks, "we send people to prison and school so that they will learn how to make a good living? Only the difference is, the government pays for a place where bad people teach other bad people how to steal without getting caught, but in school, the government pays good people to teach children how to be good citizens and vote. So, the bad people learn how to steal from the good people without voting, and the good people learn how to steal from each other by voting. Is that how it works?"

That’s how it works. Both systems use buses to take the students to school. But the colors are different.

In prison, prisoners sell illegal drugs. Students do the same in school. In prison, the food is terrible. It’s not very good in school – possibly prepared by the same food service company. In prison, there are constant inspections. Guards keep taking roll to make sure everyone is present and accounted for. Teachers do the same in school. In prison, you aren’t allowed to leave without permission. The same is true in school. In prison, bullies run the show. In school, they do, too. But there is a difference. Prison buses are white. School buses are yellow.

This is too extreme. The systems are different. Criminals are convicted in a court of law before they are sent to jail. Students, in contrast, are innocent. Some prisoners can get parole. The average term in prison for murder is under ten years. Students are put into the school system for twelve years. There is no parole.

Be thankful you are not in one of those buses. Either color.

May 28, 2004

Gary North [send him mail] is the author of Mises on Money. Visit http://www.freebooks.com. For a free subscription to Gary North's newsletter on gold, click here.

Copyright © 2004 LewRockwell.com

Read More ..

Pelajaran dari Seekor Kupu-kupu

>> Selasa, 05 Mei 2009

Seseorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu yang sudah mempunyai lubang kecil dan terlihat calon kupu-kupu yang berjuang keluar. Dia duduk dan mengamati selama beberapa jam. Calon kupu-kupu yang ada di dalam kepompong itu berhenti membuat kemajuan, kelihatannya dia telah berusahan semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.

Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantu calon kupu-kupu itu dengan mengambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu sehingga kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Namun, dia mempunyai tubuh gembung dan kecil dengan sayap-sayap yang mengkerut.

Orang tersebut terus mengamati kupu-kupu itu dengan harapan pada suatu saat sayap-sayap itu akan mekar dan melebar smampu menopang tubuhnya yang mungkin akan berkembang. Namun, seiring berjalannya waktu, semua yang diharapkan tidak pernah terjadi. Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya dengan merangkak di sekitarnya tetap dengan tubuh gembung dan sayap-sayap yang mengkerut.

Kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil adalah jalan Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu ke dalam sayap-sayapnya sehingga dapat mengembang dan dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan setelah keluar dari kepompong. Namun, kebaikan dan ketergesaan seseorang telah memusnahkan kemampuan kupu-kupu itu untuk terbang.

Kadang-kadang perjuangan adalah yang kita perlukan dalam hidup kita. Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan, itu mungkin justru akan melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak akan menjadi sekuat yang kita mampu dan kita tidak akan pernah dapat "TERBANG".

Read More ..

>> Jumat, 01 Mei 2009

" Life is short; you should live it while you got it. Don't pay too much attention to the past; just remember you can always change the future."

Life is short, hidup memang sekejap kedipan mata, pendek dan tanpa tersadar kita telah meninggalkan yang telah lalu. ada yang manis dan pahit, ada yang bergelombang dan yang lurus, ada yang bahagia dan sedih. inilah kehidupan.

don't pay too much attention to the past, yang lalu biarlah berlalu. jadikan masa lalu itu sebagai motivasi. jangan sebagai beban, terus maju dan bergerak. walaupun sepahit apapun di masa lalu.

just remember you can always change the future, ingat anda bisa merubah masa depan dengan motivasi dari masa lalu, jangan terpuruk akan kepahitan dari masa lalu. future is in your hand, in your hand means you control your future, anda mengatur masa depan anda, bukan orang lain

Read More ..

Rahasia Kehidupan

>> Kamis, 30 April 2009


Tidak ada larangan untuk bermimpi bagaimanapun jenis mimpi kita tetapi sering juga mimpi kita tak begitu sesuai dengan harapan.
Itulah hidup penuh liku kadang jadi tawa kadang juga akan jadi sedih yang menghantui. Tetapi life must go on, semuanya akan tetap berjalan walau apapun yang terjadi.
Kadang fikiran kita berhenti di sebuah titik kehidupan sedang sekeliling kita semuanya terus berjalan dan berjalan tanpa mau tahu dan memang tak mau tahu tentang kita.
Saat tersadar kita sudah tertinggal jauh hingga kadang membuat sebuah keputus asaan mendera. Sudahlah dalam hati kita juga harus segera beranjak mengejar ketertinggalan kita. Kalau kita tidak beranjak siapa yang bisa mengantar kita menuju ke depan karena ini kehidupan kita bung dan kita sendirilah yang akan memaknai kehidupan ini.

Read More ..

:: The Five Keys to Success in Education ::

>> Minggu, 11 Januari 2009

1. Number of days in school.
2. Pages of homework read.
3. Hours of TV watched.
4. A love of reading.
5. Two parents in the home.

It should come as a surprise to no-one that children do better in school when they attend class, do their homework, and read a lot. It should also be self evident that turning the television off, will help with this. As for having two parents in the home, as a father of six daughters, some times it is essential to double team the little rascals!

These are the rules; there are of course exceptions.

A friend of mine, a very talented and dynamic single mother (with 5 straight "A" children), recently said: "The schools would have driven me nuts, if it were not for the fact that I always considered it my responsibility to educate my children. I was grateful for what ever help I received along the way from the schools."

The schools can only "set the table" they cannot force the children to eat. Some children have huge appetites, and cannot get enough. Others are picky eaters, and will not eat a well-balanced meat. Still others are inclined to start food fights. These activities are largely beyond the control of the schools, but usually fully within the control of parents.

Holding teachers accountable for student achievement is as ludicrous as holding a dentist responsible for the number of cavities his patients receive.

Educational performance will not improve until parents realize that every home is a school, and that they are the teachers.

The only thing that the schools can do is to attempt to improve the quality of the meal being served, however, this is problematic. I consider the "new and improved ed-reform meal" to be poison, and will not permit my children to partake of it. Others do take the opposite view.

Read More ..

Filosofi Uang

>> Senin, 05 Januari 2009

FILOSOFI SESEORANG MENGENAI UANG, BERBEDA ANTARA SATU DENGAN LAINNYA. ADA YANG MENGANGGAP UANG SEBAGAI TUJUAN, DAN ADA YANG MENGANGGAP UANG TIDAK LEBIH DARI ALAT UNTUK MENCAPAI TUJUAN ITU SENDIRI

Baca dan renungkan kisah ini :

Mbok Iyem sudah meninggalkan peraduannya, pada saat orang lain masih terlelap bersama mimpi. Sejurus kemudian Mbok Iyem bersama rekan seprofesinya, sudah berada di mobil pick up menuju pasar induk. Kantuk yang belum juga mau beranjak, ditambah lagi dengan udara dingin yang menerpa wajahnya, seiring laju mobil, yang dengan leluasa memacu kecepatannya. Semakin menambah guratan di wajahnya, yang sudah sangat jarang bertemu dengan bedak.


Masih dengan kendaraan yang sama, tiga jam kemudian ia sudah tiba kembali, di muka jalan menuju rumahnya, pada saat itu pun belum banyak orang yang rela meninggalkan kehangatan selimutnya, namun sayup-sayup telah terdengar suara orang mengumandangkan adzan Shubuh. Belum waktunya bagi Mbok Iyem untuk beristirahat, kegiatan selanjutnya adalah menyortir
belanjaannya, memasukkan ke dalam plastik, dan menyusunnya di gerobak sayur. Hingga akhirnya, gerobak itu menyusuri jalan-jalan di komplek perumahan.

Ketika matahari telah menampakkan wajahnya, mulailah Mbok Iyem menjual barang dagangannya kepada para pelanggannya. Dan ia baru tiba di rumah setelah jam dua siang. Karena hampir tidak pernah sempat untuk memasak, maka Mbok Iyem lebih sering membeli makan siang dan makan malamnya dari warung langganannya, Mbok Iyem tidak direpotkan dengan masalah ini, karena
ia tinggal seorang diri, anak-anak dan suaminya tinggal di kampung.

Tidak hanya Mbok Iyem yang 'diperbudak' oleh uang, masih terlalu banyak orang seperti itu, Mbok Iyem misalnya, mengumpulkan rupiah demi rupiah untuk dikirimkan ke kampung, sebagai biaya pendidikan ketiga anaknya, hampir tidak ada yang digunakan untuk kepentingan pribadinya.

Mbok Iyem adalah contoh seseorang yang menganggap uang sebagai tujuan semata, baginya belum pantas menikmati kebahagiaan, kebahagiaannya saat ini hanyalah ketika ia bisa mengirimkan uang ke kampung dan anak-anaknya tetap bisa bersekolah. Agar mereka mendapatkan pendidikan yang baik, lalu mencari pekerjaan yang “baik” dan “aman”. Hal ini merupakan (maaf) pola pikir seseorang yang senantiasa merasa kekurangan.

Lain halnya dengan Haji Maksum, hasil menabung puluhan tahun, dari keuntungan jual beli hewan ternak, ia investasikan ke dalam berbagai kegiatan usaha, sebagian oleh Haji Maksum dijadikan beberapa petak rumah kontrakan, sebagian lainnya ia belikan angkot (angkutan perkotaan). Saat ini hampir tidak pernah kakek dari tujuh belas orang cucu ini meninggalkan
rumah, kecuali hari Jum'at dimana ia biasa menunaikan Shalat Jum'at. Kebahagiaan telah dicapai oleh Haji Maksum. Saat ini jumlah angkotnya semakin banyak, sedangkan rumah kontrakannya sudah tersebar di beberapa daerah perkampungannya.

Pertanyaan yang kemudian menggelitik untuk segera dicarikan jawabannya adalah, apakah Mbok Iyem bisa menjadi seperti Haji Maksum, atau apakah orang-orang seperti Haji Maksum saja yang dapat mengatakan bahwa uang bukanlah tujuan, melainkan hanya alat untuk mencapai tujuan itu sendiri, yaitu kebahagiaan dunia dan akhirat. Mungkin jawabannya adalah karena Haji Maksum telah memaksa uang bekerja untuk dirinya, berbeda dengan Mbok Iyem yang bekerja untuk uang.

Sehingga ada orang yang telah menemukan kebebasan finansialnya yang memberikan tips sederhana, agar nantinya uang yang justru bekerja untuk kita, sarannya :

"Jika penghasilanmu katakanlah satu juta rupiah per bulan, maka canangkanlah dalam bathin dan benakmu, bahwa Anda hanya berpenghasilan delapan ratus ribu rupiah, dengan demikian kelebihannya itu dapat dimanfaatkan sebagai tabungan atau diinvestasikan kedalam bentuk usaha yang menguntungkan."

Kuncinya terletak pada penyesuaian gaya hidup, dan ingatlah, untuk selalu menekan tingkat kebutuhan Anda sehingga lebih rendah dari pendapatan, karena jika tidak maka Anda akan selalu defisit di akhir bulan. Menurut Steve Asikin orang yang tingkat konsumsinya lebih tinggi dari tingkat penghasilannya, adalah seseorang yang tiap harinya hanya menghitung hari, dan tidak akan mengalami kemajuan. Tinggal sekarang bagaimana Anda melihat uang dan bagaimana pula dengan tingkat konsumsi yang Anda geluti tiap hari.

Read More ..

Welcome 2009

>> Minggu, 04 Januari 2009

kita telah sampai kepada akhir 2008 dan kita akan segera memasuki tahun 2009. Sekarang adalah saat yang tepat untuk Anda untuk berpikir tentang bagaimana Anda akan hidup. Bagaimana Anda tahun ini? Apakah ini memenuhi harapan Anda? Apakah Anda membuat perbedaan tahun ini?

Apakah Anda membuat perbedaan tahun ini? Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda hanya melihat satu tahun lalu. Bagaimana karir dan keuangan Anda? Bagaimana kesehatan Anda? Bagaimana hubungan Anda? Lebih baik jika anda memiliki angka yang jelas yang menunjukkan bagaimana anda. Misalnya, bagaimana dengan pendapatan anda, pengeluaran anda, pajak, dan sebagainya


Selanjutnya, Anda membandingkan situasi setahun yang lalu dengan situasi Anda saat ini. Apakah ada perbedaan? Atau apakah Anda membiarkan tahun ini lewat tanpa pertumbuhan yang signifikan pada Anda?

Cara lain untuk melihat apakah Anda telah membuat perbedaan tahun ini adalah untuk melihat kebiasaan Anda. Apa yang buruk menghilangkan kebiasaan anda tahun ini? Apa yang baik berupa kebiasaan anda?

Satu lagi pertanyaan untuk meminta sendiri adalah: pelajaran apa yang anda pelajari tahun ini? Mungkin Anda mempunyai beberapa kegagalan, tetapi jika kegagalan itu merupakan pengalaman berharga pada Anda maka waktu yang Anda habiskan untuk kegagalan itu bukanlah merupakan hal yang sia-sia .

Dalam kasus saya, saya tidak sepenuhnya puas dengan cara yang penulis lakukan. Saya tidak tumbuh di beberapa aspek kehidupan saya, tetapi pertumbuhan tidak terlalu baik. Di balik tabir, saya bingung di sana sini. Di sisi lain, Saya senang karena saya belajar beberapa pelajaran yang baik akan membantu saya untuk tahun yang akan datang.

Ini menakjubkan untuk melihat bagaimana waktu berjalan dengan cepat. Jangan buang waktu anda tahun depan. Menjadikannya sebagai tahun yang berbeda.

Selamat tahun baru!

Read More ..

bepikir positif di situasi negatif

>> Rabu, 31 Desember 2008


Ada saat-saat kita harus melalui situasi negatif. Mungkin orang berkata sesuatu yang negatif tentang kita, atau mereka menunjukkan penolakan atau bahkan kebencian terhadap kita. Dalam situasi seperti ini, mungkin sulit untuk tetap positif. kita mungkin cenderung bereaksi negatif kepada mereka. tapi itu tidak akan mendatangkan kebaikan kepada kita bahkan akan membuat situasi lebih buruk. Orang mungkin bersikap lebih negatif kepada kita. Hari-hari kita akan diisi dengan amarah dan kekecewaan. Pada akhir, tak seorangpun menang.

Walaupun tidak mudah, sangatlah penting untuk tetap positif dalam situasi negatif. Mengalahkan sisi negatif dengan tetap berpikir positif. Berikut adalah 15 tips bagaimana untuk teta berpikir positif; Pilih lah yang mana cocok untuk Anda:

1. Jangan pernah merespon ketika Anda tidak tenang. Jika Anda tidak yakin bahwa Anda tenang, jangan merespon. Ambil waktu sejenak untuk menenangkan diri.
2. Ambil nafas yang dalam sebagai langkah awal untuk menjaga agar tetap tenang.
3. Berbicara dalam nada lembut untuk mengurangi ketegangan situasi yang sedang dihadapi.
4. Sadarlah bahwa Anda dapat mencari kesempatan dalam situasi negatif. Albert Einstein berkata: "In the middle of every difficulty lies opportunity". Di tengah kesulitan terletak setiap kesempatan.
5. Lihatlah sisi baik dari apa yang orang katakan kepada Anda untuk sesuatu yang positif agar anda dapat memperbaiki diri sendiri. Jangan hanya menolak apa yang selalu dikatakan orang.
6. Untuk hal-hal yang bersifat negatif, cukup abaikan saja.
7. Jagalah pandangan positif masyarakat. Mungkin Anda tidak menyukai apa yang mereka katakan atau perilaku mereka, namun bukan berarti Anda dapat membenci mereka secara pribadi.
8. Sadarlah bahwa memiliki perasaan negatif hanya akan menyakiti Anda, bukan mereka. Jadi tidak ada alasan bagi Anda untuk memiliki perasaan negatif.
9. Jika Anda membuat kesalahan, terbukalah untuk mengakui itu.
10. Jika Anda membuat kesalahan, ingatlah kutipan oleh George Bernard Shaw: "A life spent making mistakes is not only more honorable, but more useful than a life spent doing nothing."
11. Bacalah atau dengar kutipan-kutipan motivasi yang dapat memberi semangat kepada anda.
12. Bicara ke teman-teman Anda agar dapat mendorong dan memberi semangat kepada anda.
13. Ingat pesan-pesan motivasi favorit Anda untuk memberikan inspirasi dan motivasi bagi Anda. Ini adalah salah satu alasan mengapa Anda harus memiliki pesan-pesan motivasi harian.
14. Lihatlah situasi negatif sebagai sesi pelatihan untuk kehidupan sehari-hari. Semakin tinggi Anda naik dalam hidup, semakin buruk situasi negatif yang anda hadapi, sehingga Anda lebih baik dipersiapkan untuk menghadapinya.
15. Anda dapat menyadari bahwa tidak semua dapat memberikan kesenangan kepada orang lain. Kadang-kadang Anda hanya perlu membiarkan beberapa orang pergi. Menyadari ini akan membebaskan Anda dari banyak beban yang tidak perlu sehingga Anda dapat fokus pada orang yang anda dapat berinteraksi dengan positif.

Read More ..

Words from a Succesful One

>> Rabu, 17 Desember 2008

Takut akan kegagalan seharusnya tidak menjadi alasan
untuk tidak mencoba sesuatu.

Kepemimpinan adalah Anda sendiri dan apa yang An
Pendiri Federal Express
**************************
http://www.gsn-soeki.com/wouw/

Kejujuran adalah batu penjuru dari segala kesuksesan,
Pengakuan adalah motivasi terkuat.

Bahkan kritik dapat membangun rasa percaya diri saat
"disisipkan" diantara pujian.

May Kay Ash,
Pendiri Kosmetik Mary Kay
**************************

Jika Anda dapat memimpikannya, Anda dapat
melakukannnya.

Ingatlah, semua ini diawali dengan seekor tikus,
Tanpa inspirasi.... kita akan binasa.

Walt Disney,
Pendiri Walt Disney Corporation
**************************
http://www.gsn-soeki.com/wouw/


Uang merupakan hamba yang sangat baik, tetapi tuan
yang sangat buruk.

P.T. Barnum,
Anggota Pendiri Sirkus Barnum & Bailey
**************************

Sumber kekuatan baru bukanlah uang yang berada dalam
genggaman tangan beberapa orang, namun informasi di
tangan orang banyak.

John Naisbitt,
Pemimpin Umum Naisbitt Group
**************************

Jenius adalah 1 % inspirasi dan 99 % keringat.
Tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras.
Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika
kesempatan bertemu dengan kesiapan.

Thomas A. Edison,
Penemu dan Pendiri Edison Electric Light Company
**************************

Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka;
namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu
tertutup tersebut terlalu lama hingga kita tidak
melihat pintu lain yang telah terbuka.

Alexander Graham Bell,
Penemu dan Mantan Presiden National Geographic Society
**************************

Jangan biarkan jati diri menyatu dengan pekerjaan
Anda.

Jika pekerjaan Anda lenyap, jati diri Anda tidak akan
pernah hilang.

Gordon Van Sauter,
Mantan Presiden CBS News
**************************

Hari ini Anda adalah orang yang sama dengan Anda di
lima tahun mendatang, kecuali dua hal : orang-orang di
sekeliling Anda dan buku-buku yang Anda baca.

Charles "Tremendeous" Jones,
Presiden Life Management Services, Inc.
**************************


Yang terpenting dalam Olimpiade bukanlah kemenangan,
tetapi keikutsertaan ...

Yang terpenting dari kehidupan bukanlah kemenangan
namun bagaimana bertanding dengan baik.

Baron Pierre de Coubertin,
Pendiri & Presiden pertama Komite Olimpiade
International
**************************
http://www.gsn-soeki.com/wouw/

Kebahagiaan biasanya merupakan hasil dari sebuah
pengorbanan.

Sebelum tidur, bertanyalah, kebaikan apa yang sudah
kulakukan hari ini ?

Read More ..

Friendship of the Day

>> Selasa, 09 Desember 2008

Friendship for today

- Friendship Isn't how to forget, but how you forgive
- Not how you listen, but how you understand
- Not how you see, but how you feel
- Not how you let go, but how you hold on
- Friendship is a more than just a friend, it's a circle that surround & tight them


Read More ..

7 Cara Menggapai Impian Anda

Dengan segala ambisi dan mimpi yang ada di dalam diri, Anda pasti berharap Dewi Fortuna selalu mengiringi langkah Anda. Ingin sukses ada di tangan? Kuncinya terletak pada diri Anda sendiri!
Sudah pernah nonton film Dreamgirls yang bercerita tentang mimpi tiga gadis menjadi superstar? Mimpi memang membuat hidupjadi lebih indah. Masalahnya, meraih mimpi itu sama sekali tidak mudah. Tapi tenang saja, kartu akses menuju sukses bisa didapat dengan berbagai jalan. Dan saat Anda punya keinginan yang kuat, karpet merah akan terbentang di depan Anda untuk meraih harapan. Intinya, semuanya tergantung pada diri Anda!.
Adapun ke-7 cara menggapai impian Anda:
1. Ketahui Impian Anda
Bagaimana cara mengetahui keinginan dan minat Anda? Cukup dengan dengarkan kata hati, selain itu, perhatikan juga mimpi dan pikiran spontan yang keluar saat Anda tidak mengerjakan apa-apa. Saat sedang melamun, coba catat berbagai peristiwa yang membuat Anda merasa bahagia.
Begitu Anda sudah tahu tujuan hidup dengan jelas, sekarang tinggal lakukan strategi untuk mendapatkannya!
2. Jangan Terjebak Apriori
Saat berbagai keinginan berkecamuk di kepala, lakukan satu per satu. Kumpulkan konsentrasi Anda pada bidang yang ingin ditekuni. Solusi hidup sering bisa Anda dapatkan secara pelan, tidak sekaligus.
Hilangkan pikiran negatif soal pendapat orang lain atau pikiran buruk yang Anda ciptakan sendiri. Inilah kunci utama yang akan membuat Anda melangkah maju.

3. Tahu Cara Memilih
Dalam hidup mungkin Anda menemukan kalau beberapa rancana yang ingin dikerjakan ternyata ”tak saling nyambung”. Anda bingung antara beli rumah, mobil, atau menjalankan bisnis baru. Hasilnya, Anda dihadapkan pada kenyataan untuk memilih. Kalau sudah begini, pilih apa yang paling Anda inginkan. Pikirkan masak-masak mana yang harus dilakukan terlebih dulu.
Hanya Anda yang tahu keputusan yang terbaik bagi diri Anda. Mantapkan diri dan jangan ragu terhadap keputusan yang Anda ambil.
4. Bersikap Terbuka
Boleh saja punya cita-cita yang membuat Anda mempertaruhkan segalanya. Tapi ingat, tetaplah untuk mempertahankan semangat untuk bersikap fleksibel dan terbuka untuk berbagai kemungkinan. Satu cara untuk melatih attitude ini adalah saat menghadapi suatu problematika, coba cari tiga solusi yang berbeda. Dengan begitu, Anda bisa melihat satu permasalahan dari berbagai perspektif.
Banyak jalan menuju Roma, bila harus pakai “tersesat” dulu di Siberia, kenapa tidak?
5. Punya Keyakinan
Tak ada satu hal di dunia yang akan datang dengan sendirinya. Coba lihat saja biografi orang-orang terkenal, semua sukses selalu diawali dengan perjuangan. Begitu juga jika Anda memang punya impian yang ingin direalisasikan. Untuk memulai langkah, kenali dimana Anda berada. Setelah itu, usahakan untuk melangkah di jalur yang tepat!
”Putus asa”? Kata ini tidak ada di kamus Anda
6. Berhenti Menyalahkan Diri Sendiri
Hentikan pikiran buruk kalau cita-cita yang sedang Anda raih itu akan ”membawa korban”. Tenanglah, yang penting lakukan manajemen waktu yang baik. Berikan pengertian kepada keluarga bahwa kondisi itu hanya bersifat sementara. Fokuskan perhatian pada apa yang sedang dikerjakan, dan beri perhatian pada yang lain saat Anda punya waktu.
Lakukan pada apa yang Anda lakukan dengan tulus. Kebahagiaan pun akan ada di tangan Anda.
7. Berani Ambil Resiko
Agar bisa membantu melihat permasalahan dengan jelas, buatlah ”coretan” dari keputusan yang akan Anda ambil. Pada bagian pertama ”keputusan beresiko”, buatlah dua kolom yang berisi keuntunagan dan kerugian. Pada bagian berikutnya: ”keputusan tanpa resiko”, buat daftar yang sama. Dengan begitu, Anda bisa lebih mudah untuk mencari suatu solusi!
Berani ambil resiko adalah kunci keberhasilan.

Read More ..

  © Blogger templates Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP